Cara Pembuatan Tas Yang Mudah Tapi Tetap Berkualitas

Guna menghasilkan tas yang dapat berfungsi maksimal serta nyaman digunakan tentu salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan memperhatikan cara pembuatan tas itu sendiri. Namun sebelum mulai dalam pembahasan terkait langkah-langkah proses dan cara pembuatan tas yang baik, akan lebih afdol bila kita membahas terlebih dahulu tentang beberapa poin penting yang wajib untuk dipertimbangkan sebelum memulai produksi dari sebuah tas, guna menunjang keberhasilan usaha usaha tersebut, yang diantaranya adalah:

1. Bahan yang digunakan untuk membuat tas 

Sudah barang pasti bila bahan adalah komponen utama dalam sebuah proses pembuatan tas banyak jenis, mulai dari yang paling murah. Untuk proses pembuatan tas yang baik tentu diharuskan adanya penggunaan bahan berkualitas sehingga kekuatan serta daya tahan dari tas.

Dalam hal ini sebelum menentukan pilihan jenis bahan yang akan digunakan, sebaiknya pertimbangkan dengan baik kelebihan serta kekurangan. Sesuaikan jenis bahan dengan model yang akan dibuat, contohnya untuk tas model ransel. Sedangkan untuk tas model sling bag, dapat menggunakan jenis bahan lebih beragam, seperti kulit, kanvas, maupun pvc.

2. Model tas yang akan dibuat 

Poin selanjutnya yang harus dipertimbangkan dalam proses pembuatan tas adalah model dari tas yang akan dibuat tersebut. Hal ini berkaitan dengan adanya inovasi yang harus dilakukan guna menjadi produsen tas yang baik dengan produk terkenal. Untuk menghasilkan tas dengan model yang trendi juga tidak ketinggalan jaman diperlukan adanya riset terlebih dahulu agar mendapatkan banyak referensi.

3. Fitur atau komponen pendukung pada tas 

Pada umumnya tas juga akan dilengkapi dengan berbagai fitur pendukung atau berbagai komponen guna memaksimalkan nilai fungsional dari tas tersebut. Sebut saja seperti resleting, strap, rain cover, dsb yang harus disesuaikan juga berdasarkan model dan bahan pembuatan. Maka dari itu sebagai produsen tas, tentu juga harus mengenali bagaimana komponen tas yang bagus, kuat.

4. Biaya 

Dalam setiap proses produksi tentu sudah pasti dibutuhkan adanya biaya untuk mendukung kegiatan tersebut, tidak terkecuali untuk proses produksi tas. Kelangsungan serta kelancaran dari produksi tas ini juga dipengaruhi oleh faktor biaya yang mencukupi. Untuk produsen tas yang memiliki budget belum begitu besar, tentu harus mempertimbangkan secara seksama kesesuaian.

Produk tas memang menjadi salah satu komoditas bisnis yang sangat menguntungkan dalam jangka waktu panjang bila bisa dikelola dengan baik :

Langkah-Langkah Proses dan Cara Pembuatan Tas Yang Baik

Tas sebagai sebuah barang dengan banyak fungsi agaknya memang sulit lepas dari kehidupan sehari hari manusia. Melihat dari hal tersebut maka tidaklah heran bila banyak yang menjadikan bisnis tas tersebut sebagai salah satu usahanya.

Saat ini juga bukan hanya merek merek milik luar negeri saja yang berlomba memproduksi tas dengan berbagai keunggulan serta tampilan eyecatching, melainkan kini juga sudah banyak merek indonesia atau kerap disebut fashion brand lokal yang mulai menghadirkan berbagai koleksi tas dengan beragam model, desain serta bahan pembuatan berbeda yang memiliki karakter serta ciri khas masing masing.

Jika tertarik untuk memulai bisnis tas juga, maka sebagai permulaan anda harus memahami serta mengetahui dengan betul bagaimana langkah. Hal ini tentu saja perlu untuk dilakukan guna memaksimalkan kualitas serta tampilan dari tas yang dihasilkan. Maka dari itu, untuk semakin mematangkan usaha tas anda, simak terlebih dahulu langkah-langkah :

1. Membuat desain tas

Saat memulai proses produksi tas, cara pertama yang harus dilakukan adalah dengan membuat rancangan desain model tas terlebih dahulu. Dalam hal ini sebelum membuat desain, tentukan dahulu model tas apa yang akan dibuat juga melakukan adanya riset.

Saat membuat desain tas yang perlu untuk diperhatikan, contohnya seperti tujuan penggunaan dari tas, target pasar yang dituju. Dan yang perlu diingat adalah saat mendesain, pastikan bila desain tas tersebut bukan hanya memukau dari segi tampilan saja. Meskipun tampilan unik memang dicari para customer, namun nilai fungsionalitas tetaplah kebutuhan utama.

2. Mempersiapkan bahan untuk pembuatan tas

Jika desain tas sudah jadi, maka langkah selanjutnya adalah dengan mempersiapkan bahan yang akan digunakan dalam proses pembuatan tas, sesuai dengan rancangan desain yang sudah dibuat. Karena dalam pembuatan tas ini produsen diharuskan untuk memperhatikan kesesuaian antara desain rancangan dengan jenis serta kualitas bahan yang akan digunakan, maka diperlukan bahan berkualitas tinggi sehingga baik kekuatan maupun daya tahannya bisa lebih terjamin untuk hasil tas yang maksimal.

Selain bahan pembuatan, siapkan juga berbagai komponen pendukung yang dibutuhkan sebagai pelengkap desain tas, seperti bag lock atau pengunci tas dengan berbagai jenis bentuknya, strap atau tali tas, dsb. Keseluruhan bahan tersebut harus dipersiapkan sejak awal dan menyesuaikan dengan rancangan desain tas. Pastikan bila seluruh komponennya sudah serasi dengan model serta jenis bahan yang digunakan.

3. Membuat pola

Bila rancangan desain sudah jadi dan bahan telah selesai dipersiapkan maka cara selanjutnya yang bisa lakukan adalah dengan membuat pola tas sesuai dengan rancangan desain. Saat membuat pola, harus dilakukan secara teliti dan juga hati hati karena akan mempengaruhi hasil akhir.

Dan yang perlu diingat adalah semakin rumit model tasnya maka akan semakin sulit juga tahapan pembuatan pola pada tas, bukan hanya itu saja tingkat ketelitian serta ketelatenan pun juga perlu ikut ditingkatkan. Tidak heran bila proses pembuatan pola pada tas ini kerap kali memakan waktu lama.

4. Pemotongan bahan sesuai pola

Setelah pola seluruh bagian tas sudah selesai dibuat maka selanjutnya adalah dengan melakukan pemotongan bahan. Dalam proses ini, sesuaikan potongan bahan dengan pola yang sudah dibuat sebelumnya guna menyesuaikan bentuk bahan tas dengan bagian seharusnya sehingga lebih mudah untuk dijahit dan dapat menghasilkan satu bentuk tas sempurna.

Saat melakukan proses pemotongan ini, perhatikan betul betul dan pastikan sudah seusai dengan garis pola secara rapi, baik menggunakan alat cutting maupun manual, karena bila ada sedikit saja perbedaan, maka bukan tidak mungkin bila hasil akhir tas akan terlihat buruk.

5. Proses penjahitan antar bagian tas

Jika seluruh pola sudah terpotong secara rapi juga lengkap maka tahap selanjutnya dalam pembuatan tas adalah menyatukan pola pola tersebut dengan cara menjahit antar bagiannya menjadi sebuah bentuk tas. Tingkat kesulitan pada proses penjahitan bahan ini pun biasanya tergantung dari tingkat kerumitan desain tas itu sendiri, maka dari itu saat melakukan proses ini dibutuhkan adanya ketelitian serta kesabaran lebih agar tas memiliki detail jahitan rapi dan kuat.

6. Finishing

Setelah proses penjahitan antar bagian tas sudah selesai dilakukan, maka tas sudah bisa dikatakan sebagai produk setengah jadi. Karena setelah proses ini, tas masih belum bisa digunakan melainkan harus melalui tahapan lain lagi guna menyempurnakan bentuknya yang disebut dengan tahap finishing.

Pada tahap ini, biasanya akan dilakukan proses pemasangan berbagai komponen atau aksesoris pendukung yang sudah disiapkan sebelumnya seperti bagian bag lock, pengait antar bagian tas dengan strap, dsb guna mempercantik tampilan sekaligus menunjang fungsi pada tas tersebut.

7. Quality control

Jika seluruh komponen atau aksesoris pada tas sudah terpasang secara lengkap maka tahap terakhir yang harus dilalui sebelum tas bisa mulai digunakan atau dipasarkan adalah dengan melakukan quality control. Seperti namanya, pada tahap pembuatan tas ini seluruh tas yang sudah selesai diproduksi akan di cek ulang secara mendetail.

Belanja tas berkualitas yang tahan lama dan mudah dirawat?
Temukan koleksi tas pilihan dengan desain stylish dan bahan terbaik sekarang juga. Klik di sini dan dapatkan tas favorit Anda hari ini!

Kunjungi juga Pabrik Konveksi Tas Custom

Facebook
WhatsApp
Twitter
Email