Tas merupakan sebuah barang yang memiliki fungsionalitas tinggi dalam kehidupan manusia, maka dari itu dalam pemilihannya. Dan yang dimaksud dengan bagian dalam tas untuk hal ini adalah jenis bahan lapisan yang digunakan untuk melapisi tas tersebut. Karena tentu bahan untuk body luar dan dalam tas akan menggunakan jenis bahan berbeda. Selain bahan torin yang biasa digunakan untuk lapisan dalam atau inner tas, adapun jenis bahan lainnya :
1. Bahan parasut

Jika membahas terkait bahan lapisan tas atau inner tas agaknya akan kurang pas bila tidak mencantumkan nama bahan. Karena seperti kita tau bila bahan parasut merupakan salah satu jenis bahan yang dikenal luas sebagai bahan yang banyak dijumpai.
Untuk bahan parasut sendiri sebetulnya juga hadir dengan beberapa variasi yang dibedakan berdasarkan karakteristik sekaligus peruntukkannya. Namun diantara banyaknya jenis kain parasut yang ada, jenis berikut ini merupakan yang paling umum:
- Parasut tafeat 190t: Memiliki karakteristik tipis, tidak mudah kusut dan dan biasanya banyak digunakan dalam pembuatan inner tas ransel.
- Parasut super: Berkarakteristik kuat, tebal, namun ringan dan umumnya akan banyak dijumpai pada inner sebuah tas gym maupun carrier.
- Parasut diamond: Memiliki ciri khas motif wajik dan mengkilap dengan lapisan anti air dan banyak digunakan untuk membuat inner.
2. Bahan spunbond

Bahan selanjutnya yang tidak jarang juga digunakan sebagai pembuatan inner sebuah tas adalah bahan jenis spunbond. Untuk spunbond sendiri adalah bahan yang terbuat dari susunan polypropylene dan merupakan bahan non woven yang memiliki karakteristik ringan. Sama seperti bahan parasut sebelumnya, bahan spunbond umumnya juga dibedakan menjadi beberapa versi:
- Spunbond 25 Hingga 50 Gram: Untuk variasi spunbond ini adalah yang paling tipis dan biasanya banyak dimanfaatkan sebagai dekorasi.
- Spunbond 55 Hingga 75 Gram:Dibandingkan dengan variasi sebelumnya, jelas spunond jenis ini lebih tebal dan umumnya.
- Spunbond 100 Gram:Merupakan jenis yang paling tebal sehingga tentu kualitas serta kekuatan bahannya juga paling baik.
3. Bahan arow

Biasa juga disebut sebagai bahan hero, selain dapat digunakan sebagai bahan inner tas, bahan arow ini sebetulnya cenderung lebih banyak. Hal ini tentu bukan tanpa sebab, karena bahan arow merupakan jenis bahan yang dalam proses pembuatannya menggunakan campuran bahan katun.
Namun meskipun begitu, dengan karakteristiknya tersebut banyak produsen tas tetap memilih bahan ini sebagai bahan pembuatan inner tas terlebih bagi tas wanita karena dirasa lebih serasi dan mendukung fungsi serta kenyamanan dalam penggunaan tas.
4. Bahan Torin
Untuk jenis bahan inner satu ini agaknya masih cukup jarang terdengar bagi sebagian orang. Hal ini tentu saja dipengaruhi oleh karakteristik serta kelebihan dari bahan ini :
Karakteristik Bahan Torin Untuk Tas, Apa Kelebihannya!

Seperti sudah disinggung sebelumnya, bila dalam pembuatan sebuah tas yang baik,terlebih seperti tas model backpack, rucksack, gym bag dsb, yang memiliki peruntukkan untuk membawa barang berbobot cukup berat tentu diperlukan adanya inner tas atau pelapis bagian dalam tas guna membantu menahan bobot tas sekaligus sebagai lapisan pelindung bagian dalam tas dari segala kondisi di luar tas yang dapat mengakibatkan suatu kerusakan pada barang di dalamnya.
Bila melihat maksud dari adanya lapisan tas tersebut bagi sebuah tas, maka tidak heran bila bahan torin menjadi salah satu jenis bahan yang di rekomendasikan untuk dijadikan sebagai inner tas. Mengingat bahan torin sendiri terbuat dari kombinasi bahan polyester dan nilon 30 % sehingga memiliki karakteristik dan kelebihan yang memadai untuk dijadikan sebagai sebuah inner tas, yang diantaranya seperti berikut:
1. Bertekstur lembut
Karakteristik pertama yang dimiliki oleh bahan torin ini adalah teksturnya yang lembut. Meskipun terdapat pada bagian dalam tas dan bisa dibilang jarang bersentuhan langsung dengan kulit pengguna, namun pemilihan bahan bertekstur lembut untuk membuat bagian inner tas tentu lebih di rekomendasikan.
2. Ringan dan tipis
Selain bertekkstur lembut, umumnya bahan torin juga dikenal memiliki bobot bahan yang ringan karena ketebalannya tergolong tipis. Dan hal ini tentunya akan menguntungkan bagi pengguna karena dengan bobotnya yang ringan dan tipis tersebut, tidak akan mempengaruhi beban dari tas ketika digunakan menyimpan atau membawa berbagai barang bawaan yang sudah memiliki bobot cukup berat, sehingga tas akan tetap terasa nyaman saat digunakan.
3. Kuat
Meskipun memiliki karakteristik bahan yang tipis namun bukan berarti bahan torin ini memiliki ketahanan serta kekuatan buruk. Karena sebetulnya walaupun memiliki bahan tipis, justru bahan torin ini tergolong ke dalam bahan yang kuat, hal ini juga didasari karena susunan bahan pembuatannya yang terdiri dari bahan polyester dan nilon dengan perbandingan 60 % banding 30 %. Selain itu bahan ini juga disusun dengan serat yang rapat sehingga kekuatannya tentu berada pada tingkatan baik.
4. Tidak kaku
Karena bahannya yang tipis dan lembut, maka sudah barang pasti bila bahan torin ini memiliki sifat pendukung yang sangat memudahkan penggunanya yaitu tidak kaku. Dengan karakateristik bahan yang tidak kaku tersebut, tentu membuat tas menjadi lebih nyaman digunakan sekaligus dapat lebih fleksibel dalam menyimpan barang bawaan.
5. Sedikit mengkilap dan licin
Seperti sudah disinggung beberapa kali, bila bahan torin ini terdiri dari susunan bahan polyester dan nilon sehingga membuatnya memiliki tampilan yang khas yaitu sedikit mengkilap dan juga licin. Dengan beberapa karakteristik yang dimiliki oleh bahan torin tersebut maka sudah barang pasti bila bahan ini tentu memiliki kelebihan yang menguntungkan bagi penggunanya mengingat spesifikasinya yang baik sebagai sebuah inner tas, sehingga dapat mendukung kinerja tas semakin maksimal. Dan adapun kelebihan yang dimiliki oleh bahan inner tas ini adalah sebagai berikut:
1. Nyaman digunakan
Setelah mengetahui karakteristik dari bahan torin, maka dapat disimpulkan bila hal pertama yang menjadi kelebihan dari bahan torin tersebut adalah jenis bahan yang nyaman digunakan. Karena meskipun berada pada bagian dalam tas namun tetap saja kenyamanan dalam penggunaan bahan perlu untuk diperhatikan.
2. Awet
Tersusun dari kombinasi bahan yang dikenal memiliki kekuatan baik yaitu poleyster dan nilon juga dengan struktur serat rapatnya, maka tidaklah heran bila menjadikan tas dengan inner bahan torin dinilai lebih kuat dan dapat digunakan dalam jangka waktu lama, karena memiliki ketahanan baik dalam menahan beban sekaligus dari goresan yang memungkinkan bagian inner tas menjadi sobek.
3. Mudah dibersihkan
Kelebihan lain yang akan sangat memudahkan penggunanya adalah mudahnya cara membersihkan bahan torin ini dari segala noda maupun kotoran yang menempel. Karena terletak pada bagian dalam tas, maka akan besar kemungkinan bila bagian tersebut terkena berbagai noda dari barang bawaan yang dibawa.
Contohnya noda dari tinta bolpoin, make up, dsb yang bisa dibilang tergolong dalam noda membandel. Namun bila inner tas tersebut terbuat dari bahan torin maka sebagai pengguma anda tidak perlu khawatir, karena noda tersebut akan lebih mudah dihilangkan dari permukaan bahan yang licin dan memiliki daya serap rendah terhadap sebuah cairan tersebut.
4. Daya tahan baik terhadap air
Jika dilihat dari susunan bahannya, tentu sudah bisa dipastikan bila bahan torin ini memiliki kelebihan yaitu daya tahan yang baik terhadap air. Karena dengan kelebihannya tersebut tentu barang yang berada didalam tas menjadi lebih aman dan terhalang dari basahnya air yang membasahi bagian luar tas. Selain itu dengan sifatnya tersebut, membuat bagian dalam tas lebih mudah dibersihkan dari berbagai noda membandel terlebih yang berbentuk liquid.
Belanja tas berkualitas yang tahan lama dan mudah dirawat?
Temukan koleksi tas pilihan dengan desain stylish dan bahan terbaik sekarang juga. Klik di sini dan dapatkan tas favorit Anda hari ini!
Kunjungi juga Pabrik Konveksi Tas Custom





