Karakteristik Bahan Mikro, Yuk Kenali Apa Aja Sih Kelebihannya

Karakteristik Bahan Mikro, Untuk membuat sebuah item fashion, umumnya terdapat banyak pilihan jenis bahan yang dapat digunakan sebagai material pembuatannya. Dan diantara banyaknya jenis bahan yang kerap membuat konsumen menjadi kebingungan dalam menentukkan pilihan.

Microfiber sendiri yang menjadi julukan dari bahan ini merupakan istilah yang digunakan untuk menerangkan atau menjelaskan nama pengembangan teknologi. Umumnya serat yang dihasilkan akan menjadi benang dengan ukuran kurang dari 1 dinier. Sehingga tampilan dari bahan yang di buat menggunakan benang tersebut akan terlihat sangat halus juga memiliki bobot bahan.

Secara garis besar, sebuah bahan kain mikro umumnya akan dibagi menjadi 4 jenis yang antara satu dengan lainnya . Dan adapun jenis jenis bahan kain mikro tersebut diantara adalah:

1. Kain mikro bintik

Untuk tipe kain mikro yang satu ini, terdapat suatu kekhasan unik pada tampilannya yaitu adanya bintik pada bagian permukaan bahan. Selain bintik, tekstur bahan yang lembut, bobot ringan dan juga sifat water repellent juga merupakan penggambaran dari bagaimana keunggulan.

2. Kain mikro TR

Jika pada kain mikro umumnya terbuat dari campuran antara bahan nilon dengan polyester. Namun meskipun begitu karakteristik yang dimilikinya tidaklah jauh berbeda dengan kain mikro lainnya, yaitu halus, lembut, ringan, dan anti air.

3. Kain mikro ripstop

Bila pada tipe mikro bintik akan dijumpai ciri khas adanya bintik pada permukaan bahan, maka lain halnya dengan tipe mikro ripstop ini yang ciri khasnya berupa kotak kotak pada permukaannya. Namun meskipun begitu tekstur yang dihasilkan tetap terasa lembut dan berbobot ringan.

4. Kain mikrofiber

Dari beberapa jenis bahan mikro mungkin jenis ini yang paling terkenal dan paling umum digunakan, terlebih sebagai bahan pembuatan tas karena ketebalan dari bahas tipe ini lebih baik ketimbang yang lainnya, diluar sifat bahan halus, ringan, dan tahan air yang berada pada tingkatan sama dengan jenis lainnya.

Karakteristik Bahan Mikro, Apa Kelebihan & Kekurangannya!

Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, jika bahan mikro memang merupakan sebuah bahan yang dibuat dari hasil kombinasi. Dan seperti kita ketahui pula, jika baik bahan nilon maupun polyester sendiri sebetulnya merupakan jenis bahan yang sama.

Oleh sebab itu tidak lah mengherankan jika bahan mikro yang di hasilkan dari gabungan keduanya, menjadi salah satu jenis bahan yang tergolong dalam jenis bahan premium dan dibandorl dengan harga cukup tinggi, terlebih jika sudah dibuat menjadi suatu produk.

Karakteristik Bahan Mikro

Bahan mikro yang dikenal termasuk dalam jajaran jenis bahan premium juga dihargai dengan harga lumayan tentu bukanlah tanpa alasan, karena pada dasarnya bahan mikro sendiri memang dilengkapi dengan berbagai karakteristik yang sangat menunjang pemanfaatannya sebagai bahan baku pembuatan berbagai produk fashion berkualitas unggul. Dan adapun karakteristik yang dimiliki oleh bahan mikro tersebut diantaranya adalah:

1. Berserat halus

Salah satu karakteristik yang dimiliki oleh sebuah bahan mikro sendiri adalah serat benangnya yang halus juga terlihat cukup tipis. Hal ini dikarenakan susunan benang yang digunakan untuk membuat bahan mikro umumnya memiliki ukuran dibawah 1 dinier. Oleh sebab itu, dikarenakan tipisnya susunan benang tersebut, menjadikan bahan mikro sebagai salah satu jenis bahan dengan serat lembut juga halus.

2. Bahannya jatuh

Memiliki serat licin juga alur bahan kecil, bahkan melebihi milik bahan parasut menjadikan bahan mikro sebagai salah satu jenis bahan kain yang dikenal dengan sifat bahan flowly atau jatuh sehingga mudah untuk bentuk dan buat menjadi berbagai kreasi produk. Dan dikarenakan karakteristiknya ini lah bahan mikro kerap dimanfaatkan sebagai material pembuatan berbagai produk.

3. Berbintik

Karakteristik selanjutnya milik bahan mikro yang sekaligus menjadi ciri khas dari bahan ini adalah permukaannya yang berbintik. Meskipun memang tidak semua jenis bahan mikro memiliki ciri ini, namun mayoritas  mikro dilengkapi dengan tampilan tersebut.

Dan bintik yang dimiliki oleh bahan ini sebetulnya bukanlah corak yang sengaja dibuat dengan maksud mempercantik tampilannya, melainkan bintik tersebut adalah sebuah lubang yang berukuran sangat kecil dan terbentuk karena alur bahan yang disusun sedemikian rupa agar memiliki sirkulasi udara cukup baik.

4. Sekilas wujudnya hampir mirip dengan bahan parasut

Secara sekilas antara bahan ini dengan bahan parasut memang memiliki perwujudan cukup mirip. Tetapi sebetulnya antara bahan mikro dengan parasut sendiri dapat dibedakan dari tekstur juga ketebalannya. Karena umumnya bahan ini akan memiliki ketebalan jauh lebih tipis juga tekstur lebih halus dikarenakan serat benangnya.

5. Sisi luar memiliki warna lebih terang

Pada beberapa jenis bahan biasanya kita akan kerap menemui dua sisi bahan yang memiliki ketajaman warna berbeda. Umumnya untuk membedakan sisi luar dan dalam dari bahan ini, kita bisa mengeceknya melalui ketajaman warna, bila dijumpai warna bahan yang lebih terang atau tajam maka hal itu menunjukkan bila sisi tersebut adalah milik bagian luar bahan sedangkan untuk warna yang sedikit pudar atau memutih adalah milik bagian dalam bahan.

Kelebihan Yang Dimiliki Oleh Bahan Mikro

Seperti jenis bahan kain pada umumnya, pada dasarnya bahan yang di sebut sebut sebagai salah satu jenis kain microfiber terbaik ini juga tetaplah memiliki kelebihan juga kekurangan di dalamnya yang dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan bagi konsumen. Dan adapun kelebihan serta kekurangan dari bahan kain ini sendiri diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Tidak mudah kusut

Kelebihan pertama milik bahan ini yang belum tentu dimiliki oleh jenis bahan lainnya dan dianggap sangat memberikan keuntungan bagi pengguna ketika menmukan bahan ini sebagai sebuah produk pakaian adalah sifat bahannya yang tidak mudah kusut, sehingga sangat memudahkan penggunanya dalam menyimpan atau saat akan memakainya. Hal ini dikarenakan benang tipis juga halus yang dimilikinya membuat serat pada bahan ini nampak begitu rapat dan licin.

2. Bahannya ringan

Jika dilihat dari susunan bahannya yang terdiri dari nilon juga polyester, tentu sudah cukup membuktikan bukan bila bahan mikro memang adalah jenis bahan yang memiliki bobot ringan, bahkan jauh lebih ringan dari kedua bahan penyusunnya. Keringanan pada bahan ini pun juga semakin di dukung oleh serat bahannya yang begitu tipis karena kurang dari 1 dinier.

3. Tahan terhadap air

Bukan hanya menjadi ringan saja, karena perpaduan antara nilon juga polyeter yang dikenal memiliki sifat tahan terhadap air. Dapat menahan basahnya air dengan intensitas rendah ke sedang menjadikan bahan ini kerap dipilih sebagai bahan pembuatan tas.

4.  Aman untuk kulit sensitif

Bagi anda yang sekiranya memiliki kulit sensitif dan kesusahan mencari bahan pakaian atau tas yang aman namun tetap memiliki kekuatan juga keawetan terbaik, maka menjadikan bahan ini sebagai bahan baku dari pembuatan berbagai produk tersebut merupakan sebuah keputusan tepat. Karena seperti kita ketahui bila bahan ini adalah bahan yang memiliki serat benang tipis sekaligus sangat halus, jadi tidak akan melukai kulit sensitif dan memberi rasa nyaman ketika bersentuhan pada kulit.

Baca Juga : Pabrik Tas | CV. Karya Bintang Abadi

Kekurangan Yang Dimiliki Oleh Bahan Mikro

Memiliki banyak kelebihan dan karakteristik unggul, tentu bukan berarti jika bahan dengan predikat bahan premium ini hadir dengan kesempurnaan saja, karena faktanya tetap ada beberapa kekurangan yang menyertai, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

1. Bahannya cenderung hangat

Dikarenakan memiliki serat yang begitu halus dan rapat, hal tersebut mengakibatkan bahan ini memiliki sirkulasi udara cenderung agak buruk, dan hal tersebut tentu menjadikan bahan ini akan terasa cukup hangat saat digunakan. Hal tersebut mungkin akan menjadi kelebihan atau keuntungan bila dimiliki oleh bahan baku pembuatan jaket, namun sebaliknya ketika bahan ini dijadikan sebagai bahan baku pembuatan pakaian biasa atau tas, terlebih tas ransel, karena akan memberikan rasa kurang nyaman saat bersentuhan pada kulit dalam waktu lama.

2. Tidak menyerap keringat

Selain memberikan hawa yang cukup hangat, hal lain yang diakibatkan dari sempitnya sirkulasi udara pada bahan ini juga adalah daya serapnya terhadap keringat yang cukup buruk, sehingga membuat pengguna akan merasa kurang nyaman menggunakan produk berbahan mikro ketika cuaca panas dan dalam jangka waktu lama.

Belanja tas berkualitas yang tahan lama dan mudah dirawat?
Temukan koleksi tas pilihan dengan desain stylish dan bahan terbaik sekarang juga. Klik di sini dan dapatkan tas favorit Anda hari ini!

Kunjungi juga Pabrik Konveksi Tas Custom

Facebook
WhatsApp
Twitter
Email