Namun sebelum masuk dalam pembahasan terkait apa itu sablon dtf beserta dengan kelebihan dan kekuarangannya. Dimana bila pada teknik dtf proses pemindahan desain dan warna ke media sablon harus melalui media. Maka lain halnya dengan sablon dtg yang dalam prosesnya dapat dilakukan secara langsung tanpa adanya kertas film sebagai media perantara.
Bisa dibilang pula bila proses penyablonan yang menggunakan dtf sebagai tekniknya memang dirasa sedikit lebih rumit, namun meskipun begitu bila dibandingkan dari segi keunggulan lainnya tentu dtf menjadi pemenangnya. Terlebih lagi dtf bisa diterapkan untuk berbagai media sablon, sedangkan tidak dengan dtg yang memiliki bentuk media sablon lebih terbatas.
Dan untuk gambaran jelas tentang proses penyablonan dengan teknik dtf, berikut ini adalah langkah langkah sablon dtf yang dapat disimak untuk menambah pemahaman kita tentang sablon dtf:
- Langkah pertama adalah membuat desain digital dengan format PNG atau TIFF terlebih dahulu. Pastikan bila setelah desain jadi, kita mengatur tata letaknya di software cetak khusus dtf.
- Jika sudah maka langkah selanjutnya adalah memasukkan kertas film sesuai ukuran yang dibutuhkan ke dalam printer, setelah itu mulailah proses pencetakan yang bisanya akan memakan waktu beberapa menit.
- Setelah cetakan desain selesai, langkah selanjutnya adalah taburi bubuk lem pada bagian tinta putih di film sebagai perekat.
- Jika sudah maka selanjutnya lelehkan bubuk lem menggunakan hotgun. Setelah itu barulah desain sablon tersebut siap di transfer ke media sablon dengan cara meletakannya di mesin heat press selama kurang lebih 10 detik.
- Setelah 10 detik mulailah untuk membuka press dan kelupas kertas film lalu ulangi kembali proses press sekali lagi tanpa film dengan cara yang sama untuk finishing dan setelah itu proses penyablonan menggunakan teknik dtf pun selesai dilakukan.
Sablon DTF: Pengertian, Kelebihan, dan Kekurangannya
Meskipun terbilang menjadi tekinik sablon yang sudah sangat populer, nyatanya tidak sedikit pula orang yang justru masih belum mengetahui dengan betul tentang apa itu sablon dtf beserta dengan kelebihan dan kekuarangannya sebagai salah satu teknik sablon. Dan untuk mengetahui 3 hal dasar tapi penting tentang sablon dtf tersebut, ada baiknya bagi kita untuk menyimak ulasan singkat berikut ini:
Apa itu sablon DTF?
DTF yang memiliki kepanjangan Direct Transfer Film pada dasarnya termasuk dalam jenis atau teknik penyablonan canggih karena memiliki cara kerja yang cukup berbeda dari jenis sablon kebanyakan. Dimana dalam proses pengerjaannya umumnya sablon dtf ini memiliki cara berupa memindahkan desain dan tinta ke media sablon melalui kertas film menggunakan bantuan sebuah alat bernama heat press. Yang mana bila dilihat dari keseluruhan proses pengerjaannya tersebut, tentu sudah terlihat kontras berbeda dengan jenis sablon umumnya bukan?
Karena bila dibandingkan dengan jenis sablon lainnya yang masih manual, bisa dibilang dtf memang memiliki perbedaan proses pengerjaan yang sangat signifkan. Pasalnya untuk mencetak sebuah desain sablon ke film untuk selanjutnya dicetak pada media sablon, kita diharuskan untuk menggunakan printer khusus sablon dtf. Yang mana untuk harga dari printer khusus tersebut umumnya dibandrol dengan harga belasan hingga puluhan juta. Oleh sebab itu, jenis sablon dtf kerap dibilang juga sebagai teknik sablon pricey karena harga alatnya yang mahal.
Namun meskipun memiliki harga yang lebih mahal bila dibandingkan dengan jenis sablon lainnya, hal tersebut nyatanya justru tidak membuat jenis sablon dtf ini menjadi jarang digunakan. Karena dibalik harganya yang hal, faktanya sablon ini juga dilengkapi dengan beragam kelebihan yang dirasa menguntungkan. Dan adapun beberapa kelebihan yang dimiliki oleh jenis sablon ini diantaranya adalah sebagai berikut:
Kelebihan dari sablon DTF
1. Tidak mudah terkelupas dan lembut
Kelebihan pertama yang dimiliki oleh jenis sablon dtf adalah hasil cetaknya yang tidak mudah terkelupas juga memiliki permukaan lembut saat disentuh. Hal ini dikarenakan umumnya tinta sablon pada jenis penyablonan ini juga memiliki kerekatan baik dengan media yang disablon serta bersifat lentur, sehingga meskipun sudah digunakan dalam waktu lama dan mengalami proses pencucian atau pengeringan berulang kali, hasil cetakan sablon tersebut tidak akan mudah terkelupas dan tetap terasa lembut.
2. Cocok digunakan pada semua media
Salah satu kelebihan milik sablon dtf yang juga sekaligus menjadi alasan kuat kenapa jenis sablon ini banyak digunakan adalah karena jenis penyablonan ini yang umumnya cocok digunakan untuk pada beragam media, bahkan pada jenis media yang sekiranya sulit untuk disablon misalnya seperti bahan scuba atau TC, dimana umumnya untuk jenis jenis bahan tersebut memang hanya cocok disablon dengan beberapa jenis penyablonan saja, yang mana salah satunya adalah jenis sablon dtf, agar hasil cetakan sablon tampak lebih bagus dan maksimal.
3. Bisa digunakan untuk mencetak desain berukuran kecil
Saat mendesain suatu gambar, terlebih yang memiliki tingkat kerumitan tinggi tentu adanya detail detail kecil tidak dapat dihindari. Namun adanya detail berukuran kecil tersebut justru biasanya menjadi bagian tersulit untuk disablon.
Dimana tidak semua jenis penyablonan dapat mengerjakan bagian detail kecil tersebut secara maksimal seperti yang dimiliki oleh jenis sablon ini. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan bukan bila banyak pengrajin sablon yang menggunakan dtf.
4. Hasil sablon anti retak dengan warna yang solid
Karena dibuat dengan teknik press dalam prosesnya, hal ini menjadikan jenis sablon kali ini dikenal memiliki hasil cetakan anti retak. Selain itu, hasil cetakan jenis sablon ini juga dikenal lebih eyecatching karena hasil warnanya yang tampak solid atau pekat. Oleh seba itu dtf umumnya akan sangat cocok untuk digunakan menyablon desain yang full color.
5. Bisa digunakan untuk sablon satuan
Berbeda dengan jenis sablon lainnya yang umumnya memiliki minimal jumlah sablon, untuk jenis dtf ini justru biasanya bisa menerima penyablonan.
6. Proses penyablonan cepat
Selain dapat melakukan penyablonan dalam jumlah sedikit atau bahkan satuan, kelebihan lain yang juga dimiliki oleh jenis sablon dtf ini. Oleh seba itu banyak orang merasa jenis sablon ini lebih praktis untuk dipilih.
Kekurangan dari sablon DTF
1. Tidak bisa digunakan untuk sablon dengan warna gradasi
Meskipun dikenal memiliki warna yang solid atau pekat, namun sayangnya jenis sablon kali ini memiliki kekurangan. Hal ini dikarenakan proses penyablonan yang dilakukan dalam jenis dtf ini adalah dengan menggunakan mesin digital.
2. Sulit diperbaiki bila ada kesalahan
Kekurangan selanjutnya yang dimiliki oleh jenis sablon adalah hasil sablonnya yang sulit untuk diperbaiki bila terjadi kesalahan. Hal ini dikarenakan penggunaan jenis tinta dalam proses sablon ini yang dikenal memiliki daya rekat kuat setelah menempel.
3. Warna cukup mudah luntur
Dikenal sebagai jenis sablon dengan warna solid dan juga pekat dengan daya tahan cetakan baik. Dimana hal ini disebabkan kurang pekatnya warna dasar putih pada awal proses penyablonan. Yang mana hal tersebut membuat warna sablon tidak menempel atau meresap secara sempurna. Oleh sebab itu bila terlalu sering dicuci dan dikeringkan maka umumnya warna dari cetakan sablon.
Belanja tas berkualitas yang tahan lama dan mudah dirawat?
Temukan koleksi tas pilihan dengan desain stylish dan bahan terbaik sekarang juga. Klik di sini dan dapatkan tas favorit Anda hari ini!
Kunjungi juga Pabrik Konveksi Tas Custom





