Diantara sejumlah cara atau teknik yang diketahui dapat dipakai sebagai bagian dari usaha untuk menciptakan sebuah karya produk. Apalagi teknik sablon dengan jenis screen sablon, karena selain dikenal.
Namun sebelum mengetahui bagaimana tips terbaik untuk menghapus screen sablon yang membandel, sebagaimana menjadi topik utama pada pembahasan kali ini. Dalam hal ini dapat diketahui jika sablon sendiri yang merupakan sebuah istilah untuk menyebutkan teknik cetak saring gambar atau tulisan.
Dimana adapun prinsip prinsip dasar yang dimaksud tersebut diantaranya adalah seperti adanya penggunaan layar atau screen yang terbuat. Adanya pembuatan film atau stencil sesuai dengan desain yang ingin dicetak. Adanya proses penyapuan tinta sablon yang akan dituangkan di atas layar dan ditarik menggunakan rakel (alat penggaruk).
Tetapi selain daripada prinsip prinsip dasar sebagaimana sudah disebutkan, sebetulnya dapat diketahui terdapat beberapa faktor. Katakan saja seperti saja jenis tinta yang digunakan, karena tinta sablon ini biasanya memang diketahui memiliki berbagai jenis. Kualitas layar dan kerapatannya yang diketahui akan mempengaruhi detail hasil cetakan. Serta tekanan rakel yang tepat saat menyapu tinta, guna menghasilkan hasil cetakan sablon yang merata dan tentunya memiliki hasil optimal.
Dan dengan memahami serta menerapkan prinsip prinsip dasar sebagaimana sudah disebutkan tersebut. Namun bagaimana jika hasil sablon yang dicetak tersebut ternyata memiliki kecacatan atau ketidaksesuaian, dan mengharuskan kita untuk menghapusnya? Padahal perkara menghapus hasil sablon, utamanya menghapus screen sablon bisa dibilang bukalah hal yang mudah. Dimana dikarenakan oleh hal tersebutlah, simak saja tips terbaik cara menghapus screen sablon yang membandel berikut ini:
Tips Terbaik Cara Menghapus Screen Sablon

Merupakan salah satu jenis sablon yang dikenal termasuk ke dalam jajaran jenis sablon terbaik, terutama dalam hal ketahanan warna. Tentu secara tidak langsung memang menjadikan keberadaan serta penggunaan teknik screen sablon ini paling sering dijumpai. Yang mana, adanya hal tersebut pun tentu saja bisa terjadi dikarenakan screen sablon ini sendiri.
Apalagi secara garis besar, jenis sablon yang menggunakan teknik cetak desain pada berbagai media melalui screen berupa kain kasa berpori. Sehingga nantinya media yang dihias menggunakan teknik cetak screen sablon ini pun akan dikenal memiliki hasil cetakan yang lebih tajam.
Selain daripada itu, penggunaan teknik cetak berupa sablon screen ini pun secara umum juga dikenal lebih fleksibel dan cocok. Terlebih karena biasanya dipakai untuk mencetak desain desain yang sederhana, hal tersebut pun tentu saja juga membuat teknik cetak.
1. Gunakan Cairan Penghapus Emulsi Khusus
Cara menghapus screen sablon yang pertama adalah dengan menggunakan cairan penghapus emulsi khusus. Oleh sebab itu, secara keseluruhan keberadaan dari cairan ini pada dasarnya memang adalah untuk melarutkan emulsi.
Namun karena berfungsi untuk melarutkan emulsi yang telah mengering atau sudah melekat pada permukaan maupun pada layar sablon. Sehingga untuk menjamin keamanannya, ada baiknya untuk selalu menggunakan sarung tangan guna melindungi kulit. Dan adapun tahapan cara yang diketahui bisa dilakukan untuk menghapus screen sablon menggunakan cairan emulsi ini diantaranya adalah sebagai berikut:
Cara penghapusan screen sablon menggunakan cairan penghapus emulsi khusus:
1. Pengolesan cairan emulsi:
- Oleskan cairan penghapus emulsi khusus secara merata pada permukaan barang yang sablonnya ingin dihilangkan pada sisi luar maupun dalam, dan pastikan jika seluruh bagian tersablon yang dihilangkan terolesi secara merata.
- Setelah semua bagian, baik luar maupun dalam terolesi dan terlapisi dengan baik, maka langkah selanjutnya adalah biarkan cairan tersebut meresap selama beberapa menit, tetapi jangan sampai mengering.
2. Penggosokan sablon:
- Jika bagian tersablon dirasa sudah menyerap cairan emulsi dengan baik dan mulai terlihat melunak, maka langkah selanjutnya adalah dengan mulai menggosok bagian tersablon tersebut secara lembut menggunakan sikat gigi berbulu halus atau bisa juga menggunakan spons dengan perlahan.
- Ada baiknya untuk melakukan penggosokan secara berulang kali pada bagian sablon yang paling tebal, karena bagian ini biasanya memang membutuhkan pengulangan agar bagian sablonnya dapat lepas dengan baik.
3. Pembilasan dan pengeringan:
- Bila seluruh bagian screen sablon sudah digosok dan tinta tinta yang menempel dipastikan sudah terkelupas seluruhnya, maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah segera membilasnya dengan air bersih yang mengalir hingga semua residu emulsi dan cairan penghapus hilang.
- Jika seluruh bagian sudah terbilas dengan maksimal tanpa ada sedikitpun residu yang tertinggal, maka tahapan selanjutnya sekaligus terakhir adalah mengeringkannya secara menyeluruh sebelum digunakan kembali, baik itu dengan cara diangin anginkan atau menggunakan alat pengering.
2. Gunakan Setrika dan Kertas Minyak
Penggunaan setrika dan kertas minyak bisa dibilang juga dapat menjadi salah satu metode atau cara menghapus screen sablon yang membandel. Karena dapat diketahui jika metode penghapusan screen sablon menggunakan setrika dan kertas minyak ini secara umum memang bekerja dengan prinsip dasar pelunakan lapisan sablon melalui panas, sehingga ketika setrika panas diaplikasikan, lapisan sablon biasanya akan mulai melunak atau meleleh, dan adanya kertas minyak tersebut umumnya memang akan berfungsi sebagai lapisan pelindung antara setrika dengan kain, serta menghindarkan bagian lunak yang disetrika agar tidak menempel pada setrika, seperti cara berikut ini:
Cara penghapusan screen sablon menggunakan setrika dan kertas minyak:
1. Pemanasan setrika:
Tahapan awal yang bisa dilakukan untuk memulai cara menghapus screen sablon membandel menggunakan setrika, tentu saja adalah memanaskan setrika dengan suhu tinggi.
2. Melapisi sablon:
Jika setrika dirasa sudah memiliki suhu panas yang maksimal, maka mulailah untuk meletakkan kertas minyak di atas area sablon yang ingin dihapus. Karena keberadaan dari kertas tersebut memang berfungsi untuk melindungi kain dari panas langsung setrika.
3. Penyetrikaan:
Bila seluruh bagian yang disablon sudah terlapisi dengan kertas minyak, maka selanjutnya mulai untuk menggosokan setrika panas di atas kertas minyak dengan gerakan memutar untuk melunakkan sablon.
4. Pengelupasan dan pembersihan sisa sablon:
Saat lapisan sablon mulai melunak, gunakan ujung pisau atau cutter secara perlahan untuk mengangkat lapisan sablon dari kain, dan pastikan untuk melakukan hal ini saat sablon masih panas, agar sablon lebih mudah di kelupas.
3. Gunakan Kristal Cleaner
Kristal cleaner adalah bahan selanjutnya yang juga dikenal bisa dimanfaatkan untuk menghapus screen sablon membandel. Mengingat kristal cleaner ini sendiri yang pada dasarnya memang merupakan sebuah bahan kimia berwujud serbuk halus yang memiliki sifat dapat melarutkan bahan bahan organik, termasuk emulsi sablon. Oleh sebab itu, didasarkan dari hal tersebut bahan ini pun kemudian umumnya memang cukup banyak digunakan dalam industri sablon untuk membersihkan screen dari sisa sisa emulsi setelah proses penyablonan selesai atau bahkan hasil sablon screen yang sudah melekat pada medianya.
Tetapi karena kristal cleaner ini tergolong ke dalam jajaran jenis bahan kimia yang cukup keras, tentu adanya hal tersebut pun membuat penggunaannya harus dilakukan dengan penuh kehati hatian pula. Yang mana, dikarenakan kristal cleaner ini merupakan bahan kimia yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata, maka ada baiknya untuk selalu menggunakan sarung tangan dan masker saat melakukan penghapusan screen sablon menggunakan bahan ini, dan usahakan pula untuk melakukan proses pengerjaan di area yang memiliki ventilasi baik, guna menghindari paparan uap bahan kimia ketika sedang menjalankan prosesnya, yang seperti berikut ini:
Cara penghapusan screen sablon menggunakan kristal cleaner:
1. Pelarutan Kristal Cleaner:
- Langkah awal yang harus dilakukan ketika menggunakan bahan ini dalam proses penghapusan screen sablom membandel adalah melarutkan kristal cleaner dengan air sesuai kebutuhan, biasanya perbandingan yang digunakan adalah beberapa sendok makan kristal cleaner untuk setiap liter air.
- Jika komposisi bubuk kristal cleaner dengan air dirasa sudah pas, maka aduk cairan tersebut hingga kristal cleaner larut sepenuhnya.
2. Pengolesan Larutan:
- Bila seluruh bubuk kristal cleaner sudah larut sepenuhnya, maka langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah megoleskan air larutan tersebut secara merata keseluruh bagian sablon yang ingin dihapus.
- Pastikan jika dalam proses ini larutan air kristal cleaner sungguhan mengemulsi setiap bagian yang terlapisi dengan baik.
- Jika sudah dipastikan terlapisi dengan baik, maka biarkan larutan meresap selama beberapa menit.
3. Penggosokan dan Pembilasan :
- Setelah ditunggu beberapa waktu, dan lapisan screen sablon dirasa sudah cukup melunak untuk diklupas maka hal selanjutnya adalah melakukan penggosokan setiap bagian dengan lembut menggunakan sikat lembut atau spons, dan akan lebih baik untuk memfokuskan pada area dengan emulsi yang tebal atau sulit dihilangkan.
- Bilas proses penggosokan dirasa sudah menghasilkan hasil yang bersih dan maksimal, maka selanjutnya segera bilas bagian tersebut menggunaka air bersih hingga semua residu emulsi dan kristal cleaner hilang, untuk kemudian dikeringkan secara menyeluruh sebelum digunakan kembali
Belanja tas berkualitas yang tahan lama dan mudah dirawat?
Temukan koleksi tas pilihan dengan desain stylish dan bahan terbaik sekarang juga. Klik di sini dan dapatkan tas favorit Anda hari ini!
Kunjungi juga Pabrik Konveksi Tas Custom





