Jenis dan Ukuran Spunbond Yang Berkualitas Apa Aja Mari Simak Jangan Salah Pilih

Sebagai orang yang aware akan keberagaman model, desain, peruntukkan, hingga jenis jenis bahan pembuatan sebuah tas. Terlebih bisa dibilang jika diantara banyaknya jenis bahan pembuatan tas, Spunbond merupakan salah satu yang penggunaannya. Oleh sebab itu, wajar saja bukan bila hal tersebut pada akhirnya membuat Spunbond disebut sebagai bahan multifungsi.

Dimana dapat dijelaskan, jika yang dimaksud dengan jenis bahan Spunbond sendiri dalam hal ini adalah sebutan bagi sebuah bahan atau jenis kain non-woven yang sengaja dibuat dari serat polipropilena dan dilekatkan secara mekanis atau dengan kata lain tidak melalui proses tenun. Yang mana pada proses pembuatannya, umumnya jenis bahan ini justru akan melibatkan serat polipropilena yang disusun secara acak, lalu selanjutnya diperkuat melalui proses pengikatan serat menggunakan teknik pemanasan, sehingga dapat menghasilkan finisihing serat yang lekat, rapat, juga kuat.

Oleh sebab itu, umumnya jenis bahan Spunbond ini biasanya akan memiliki sifat bahan yang dianggap lebih ringan. Dan dikarenakan karakteristiknya yang kuat juga tahan lama tersebutlah, pada akhirnya membuat bahan ini seringkali digunakan.

Dimana adanya hal tersebut pun tentu juga tidak terlepas dari bahan Spunbond yang dianggap memiliki sejumlah kelebihan juga kekurangannya. Dan adapun beberapa kelebihan serta kekurangan dari bahan Spunbond, khususnya dalam hal sebagai bahan utama pembuatan tas:

Kelebihan Bahan Spunbond untuk Membuat Tas:

1. Ringan:

Bahan Spunbond dikenal cenderung ringan, sehingga tas yang terbuat dari bahan ini tentu tidak akan terlalu berat untuk dibawa.

2. Tahan Air:

Spunbond diketahui juga memiliki sifat yang tahan terhadap air atau kelembapan, sehingga membuat tas yang terbuat dari bahan ini.

3. Kuat dan Tahan Sobek:

Meskipun terasa ringan, bahan Spunbond ternyata juga dikenal memiliki ketahanan kuat, oleh sebab itu tas yang terbuat dari bahan ini dinilai.

4. Biaya Produksi Rendah:

Proses produksi tas yang dibuat menggunakan bahan Spunbond dikenal relatif lebih murah dibandingkan dengan tas dari beberapa bahan lainnya. Maka dari itu, tidak lah mengherankan bukan jika  tas yang terbuat dari bahan Spunbond dinilai lebih ekonomis.

5. Dapat Didaur Ulang:

Diantara banyaknya jenis bahan, bisa dibilang jika bahan Spunbond adalah salah satu  jenis bahan yang dapat didaur ulang .

Kekurangan Bahan Spunbond untuk Membuat Tas:

1. Tidak Terlalu Tahan Terhadap Beban Berat:

Meskipun cukup kuat, namun bisa dibilang jika tas berbahan spunbond mungkin tidak akan terlalu cocok dipakai untuk membawa beban. Oleh sebab itu, wajarnya tas yang terbuat dari Spunbond akan lebih cocok untuk penggunaan sehari-hari saja.

2. Tidak Terlalu Fleksibel Produksi:

Dibandingkan jenis bahan lain, dapat dikatakan jika bahan Spunbond ini agaknnya memiliki fleksibilitas produksi yang kurang maksimal. Mengingat jika Spunbond pun dikenal memiliki tekstur serta tampilan cukup unik dan berbeda dari jenis bahan lainnya.

3. Tidak Secanggih Estetika Material Lain:

Bahan spunbond mungkin memang memiliki banyak sekali pilihan warna, namun meskipun begitu sayangnya hal tersebut masih belum cukup untuk membuat tas dari bahan ini dapat menawarkan tampilan atau tekstur yang sama seperti material lain, yaitu seperti adanya kesan mewah atau estetis.

Tetapi meskipun begitu, tidak dapat dipungkiri jika Spunbond masih saja menjadi salah satu jenis bahan andalan bagi beragam keperluan. Terlebih ketimbang kekurangannya Spunbond sendiri diketahui memiliki jumlah kelebihan yang lebih banyak. Dan adapun beberapa jenis serta ukuran Spunbond beserta fungsinya tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut:

Ini Dia Jenis dan Ukuran Spunbond Untuk Setiap Fungsinya

Merupakan jenis kain non-woven yang dibuat dengan proses produksi khusus, yaitu menggunakan serat sintetis dan disatukan secara mekanis. Dimana adapun beberapa hal yang agaknya perlu di perhatikan saat memilih bahan Spunbond untuk membuat tas, diantaranya adalah:

1. Kualitas Bahan:

Pastikan untuk memilih bahan Spunbond yang berkualitas baik. Periksa ketebalan, kekuatan, dan kepadatan bahan. Mengingat jika bahan Spunbond sendiri diketahui memang memiliki banyak jenis serta ukuran beragam.

2. Kekuatan dan Ketahanan:

Pertimbangkan antara kebutuhan tas yang akan dibuat dengan ketahanan bahan pembuatannya, menggunakan cara memastikan bila bahan Spunbond tersebut memang memiliki kekuatan dan ketahanan memadai, sesuai dengan penggunaan tas yang diinginkan.

3. Sifat Tahan Air dan Kelembapan:

Karena terdiri dari beberapa jenis dengan karakteristik cukup beragam, ada baiknya untuk selalu memilih jenis bahan Spunbond dengan sifat tahan air juga kelembapan yang baik. Sehingga nantinya tas tersebut pun dapat difungsikan secara maksimal.

4. Kenyamanan dan Kemudahan Penggunaan:

Saat memilih bahan Spunbond untuk membuat tas, jangan lupa untuk memastikan pula terkait aktor kenyamanan dalam penggunaan tas. Karena dapat diketahui jika ada beberapa bahan Spunbond yang memiliki tekstur lebih lembut juga lapisan lebih kuat untuk memudahkan penggunaan sehari-hari.

5. Warna dan Estetika:

Jenis bahan satu ini diketahui memiliki pilihan warna yang sangatlah beragam, oleh sebab itu dalam pemilihannya ada baiknya untuk selalu memilih warna dan estetika bahan yang sekiranya paling sesuai dengan kebutuhan juga preferensi desain tas, agar nantinya antara warna dan tampilan tas dapat tampak serasi. Dan adapun beberapa jenis juga ukuran Spunbond beserta fungsinya yang perlu untuk diketahui sebelum menjadikannya sebagai material utama pembuatan sebuah tas atau produk lainnya, adalah sebagai berikut ini:

1. Spunbond Polypropylene (PP)

Spunbond Polypropylene (PP) adalah jenis bahan Spunbond pertama yang umumnya terbuat dari serat polipropilena. Dimana pada proses pembuatannya diketahui jika bahan ini disusun secara acak dan diikat secara mekanis tanpa proses tenun. Yang mana hal tersebut dinilai membuat ukuran ketebalan dari Spunbond Polypropylene (PP) dapat bervariasi. Dan adapun beberapa ketebalan umum dari Spunbond Polypropylene (PP) ini beserta dengan fungsi atau penggunaannya, diantaranya adalah:

50-70 gsm atau sekitar 0,1-0,2 mm:

Pada jenis bahan Spunbond Polypropylene dengan ketebalan ini umumnya cocok untuk digunakan sebagai bahan utama pembuatan tas sekali pakai atau yang dapat digunakan berulang kali namun dengan kinerja rendah, contohnya seperti sebagai, dustbag, tas wadah seminar kit atau souvenir.

80-100 gsm atau sekitar 0,15-0,25 mm:

 Untuk ketebalan ini, umumnya bahan Spunbond Polypropylene  dapat digunakan dalam beberapa jenis produk medis, diantaranya seperti sebagai bahan pembuatan masker bedah, pakaian pelindung ringan, dsb karena sifatnya yang tahan terhadap air dan debu.

150 gsm atau lebih (lebih tebal dari 0,25 mm):

Ketebalan pada jenis Spunbond Polypropylene ini, bisa dibilang merupakan yang paling tebal. Oleh sebab itu, wajarnya bahan ini akan dinilai lebih kuat dan cocok untuk dipakai sebagai tas dengan kinerja tinggi, misalnya seperti shopper bag atau totebag untuk penggunaan harian.

2. Spunbond Polyester

Tidak jauh berbeda dari jenis bahan Spubond sebelumnya, Spunbond polyester juga adalah jenis bahan non-woven yang terbuat dari serat poliester dan diproses menggunakan teknik pengikatan secara mekanis, sehingga membuatnya memiliki karakteristik yang dikenal kuat, ringan, serta tahan lama. Dimana umumnya, untuk jenis bahan Spunbond ini pun diketahui juga hadir dalam ukuran ketebalan yang bervariasi pula, sehingga dapat dipakai tergantung pada kebutuhan pengaplikasiannya. Dan adapun beberapa tipe ukuran ketebalan beserta fungsi dari jenis bahan Spunbond Polyester ini diantaranya adalah sebagai berikut ini:

Ketebalan Ringan (Lightweight):

Untuk ketebalan paling rendah dari jenis bahan Spunbond ini, biasanya akan berkisar antara 15-25 gram. Yang mana dengan ukurannya tersebut, umumnya jenis ketebalan ini lebih cocok untuk diaplikasikan pada proses pembuatan produk seperti tas belanja ringan, kantong penyimpanan, atau produk-produk lainnya yang sekiranya dapat dimanfaatkan untuk memberikan perlindungan dari debu, kotoran, atau elemen lainnya dengan kinerja ringan.

Ketebalan Sedang (Medium Weight):

Berkisar antara 40-70 gsm, ukuran ketebalan medium milik jenis bahan Spunbond Polyester ini umumnya akan banyak digunakan dalam proses produksi sebuah kantong tidur, kain pelapis, atau jenis produk yang dipakai untuk memberikan perlindungan dari debu dan kotoran, contohnya seperti mantel untuk mobil, dsb.

Ketebalan Berat (Heavyweight):

Dengan ukuran ketebalan sekitar 80-150 gsm, bisa dibilang jika jenis bahan Spunbond poleyster ini merupakan yang paling tebal dan juga keras. Oleh sebab itu, pada umumnya jenis ketebalan bahan ini akan cocok untuk dipakai sebagai bahan baku produk yang sekiranya membutuhkan kekuatan dan perlindungan lebih dalam segi konstruksi maupun ketahanannya.

3. Spunbond Non-Woven Fabric with PE Coating (Polyethylene Coated)

Jenis Spunbond Non-Woven Fabric with PE Coating (Polyethylene Coated) adalah jenis kain Spunbond yang dalam pembuatannya sengaja dilapisi dengan bahan polietilena (PE) untuk meningkatkan sifat tahan airnya. Dimana dapat dikatakan jika proses pelapisan ini dinilai bisa memberikan perlindungan tambahan pada bahan terhadap kelembapan atau air, sehingga membuatnya cocok untuk dipakai pada berbagai pengaplikasian, tergantung pada ukuran ketebalannya. Yang mana adapun beberapa fungsi atau penggunaan dari jenis bahan Spunbond satu ini berdasarkan ukuran ketebalannya, diantaranya adalah sebagai berikut:

Ketebalan Ringan (20-40 gsm):

Untuk ukuran ketebalan bahan Spunbond jenis Non-Woven Fabric with PE Coating, umumnya akan lebih cocok dipakai sebagai material pembuatan jenis produk yang sekiranya memerlukan perlindungan ringan terhadap kelembapan atau debu. Contohnya seperti lapisan dalam tas atau bisa juga sebagai dust bag.

Ketebalan Sedang (40-80 gsm):

Dikenal lebih kuat daripada ukuran ketebalan sebelumnya, biasanya pada ukuran ini, bahan Spubond Non-Woven Fabric with PE Coating akan cenderung banyak digunakan dalam pembuatan jenis produk yang membutuhkan perlindungan lebih serius terhadap kelembapan. Contohnya saja seperti sebagai material utama pembuatan payung, jas hujan, hingga tutup mobil, dsb.

Ketebalan Berat (80-150 gsm atau lebih):

Merupakan ukuran ketebalan yang paling berat atau tebal, biasanya membuatnya sangat cocok digunakan untuk pengaplikasian jenis produk yang membutuhkan perlindungan ekstra terhadap kelembapan atau air dengan konstruksi kokoh. Contohnya seperti kantong penyimpanan pasir, webbing, dsb.

4. Spunbond Non-Woven Fabric with Flame Retardant Properties

Berbeda dari jenis bahan Spunbond sebelum sebelumnya, karena untuk bahan Sunbond Non-Woven Fabric with Flame Retardant Properties ini bisa dibilang adalah jenis bahan spunbond non-woven yang telah diolah secara khusus, sehingga membuatnya memiliki sifat tahan terhadap api atau sifat retardan api. Dimana pada proses pembuatannya, diketahui bila bahan ini memang sengaja telah diberikan tambahan zat tertentu untuk mengurangi kemungkinan terjadinya penyebaran api. Oleh sebab itu, umumnya untuk jenis bahan Spunbond ini akan banyak difungsikan sebagai berikut ini:

Aplikasi Konstruksi:

Bahan Spunbond jenis ini umumnya banyak digunakan dalam industri konstruksi untuk menghasilkan material pelindung yang tahan api. Contohnya seperti penggunaan bahan ini sebagai elemen tambahan dalam pembuatan penutup atap atau dinding yang bertujuan untuk memperlambat penyebaran api pada bangunan.

Produk Perlindungan Kebakaran:

Memiliki sifat tahan api, tentu wajar saja bukan bila pada akhirnya hal tersebut membuat jenis bahan Spunbond satu ini banyak dipakai dalam industri perlindungan kebakaran, contohnya seperti bahan ini yang dijadikan sebagai material pendukung dalam pembuatan alat-alat keselamatan, mulai dari baju pemadam kebakaran, selimut tahan api, peralatan perlindungan diri (PPE), dan produk-produk keselamatan lainnya.

Peralatan Elektronik:

Selain bisa dipakai sebagai bahan pendukung dalam pembuatan produk keselamatan, ternyata bahan Spunbond jenis ini diketahui juga dapat digunakan dalam industri elektronik atau peralatan listrik, misalnya saja untuk membuat pelindung atau penahan api dalam peralatan tersebut.

Belanja tas berkualitas yang tahan lama dan mudah dirawat?
Temukan koleksi tas pilihan dengan desain stylish dan bahan terbaik sekarang juga. Klik di sini dan dapatkan tas favorit Anda hari ini!

Kunjungi juga Pabrik Konveksi Tas Custom

Facebook
WhatsApp
Twitter
Email